TIM UNIVERSITAS SYIAH KUALA MENGEMBANGKAN KURIKULUM PROGRAM MAGISTER DATA SCIENCE & ARTIFICIAL INTELLIGENCE (DS&AI) DI ATHENS DAN LEIDEN

Tim Universitas Syiah Kuala pada bulan November 2019 ikut berpartisipasi dalam kegiatan manajemen dan study visit Projek Erasmus+ Capacity-Building mengembangkan Kurikulum Program Magister Data Science & Artificial Intelligence (DS&AI) di Athens University of Economics and Business (AUEB) Athens, Yunani dan Leiden University, Belanda. Kegiatan ini melibatkan partner konsorsium di Asia (Thailand, Indonesia, Srilanka) dan Eropa (Belanda, Yunani, Portugal). Konsorsium tersebut diantaranya Asian Institute of Technology (AIT), Leiden University (LEU), Skybridge, University of Minho (UMI), Athens University of Economics and Business (AUEB), University of Sri Jayewardenepura (USJP), University of Peradeniya (UoP), Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Universitas Sumatera Utara (USU), Institut Teknologi Bandung (ITB), Khon Kaen University (KKU), and Walailak University. Diharapkan pada tahun 2020 yang akan datang akan lahir Program Studi Magister DS&AI ini di Jurusan Informatika, Unsyiah.

Projek Erasmus DS/AI bertujuan untuk memfasilitasi universitas yang terlibat dalam projek Erasmus+ DS/AI di Asia (Indonesia, Thailand, Srilangka) untuk menyusun kurikulum dan membuka Program Magister DS&AI. Selama di Athens dan Leiden peserta yang terlibat dalam kegiatan ini melakukan diskusi tentang perkembangan kegiatan yang telah dilakukan setelah kegiatan kick off meeting di Thailand pada bulan Juni 2019 yang lalu. Kegiatan dibagi atas tujuh program kerja (Work Package/WP). WP-1 berkaitan dengan identification of similar curriculum, WP-2 berkaitan dengan capacity building dan curriculum development, WP-3 berkaitan dengan academic staff training, WP-4 berkaitan dengan pembukaan program studi, WP-5 berkaitan dengan quality control, WP-6 berkaitan dengan dissemination and exploitation, dan WP-7 berkaitan dengan management and coordination. Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng selaku Rektor Universitas Syiah Kuala ikut berpartisipasi pada pertemuan di Leiden University. Rektor berharap melalui kegiatan ini, pembukaan Program Studi Magister DS&AI menjadi lebih cepat dan dapat diajukan segera proposalnya sehingga dapat menerima mahasiswa pada tahun 2020.

Selain Rektor, project meeting dan study visit juga dihadiri oleh Prof. Dr. Ir. Samadi, M.Sc., Dekan Fakultas Pertanian, sekaligus Koordinator Erasmus+ di Unsyiah, Dr. Taufik Fuadi Abidin, S.Si., M.Tech., Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat/Dosen Informatika, sekaligus Koordinator Kegiatan DS&AI Unsyiah, dan Rahmad Dawood, S.Kom, M.Sc., Ketua UPT. Lab Terpadu/Dosen Teknik Komputer Unsyiah. Selain membahas tentang perkembangan kegiatan selama satu tahun, para peserta juga menuntaskan rancangan Kurikulum Program Magister DS&AI, bertemu dan berdiskusi dengan para profesor DS&AI di universitas yang dikunjungi, dan melakukan kunjungan ke beberapa Laboratorium DS/AI. Universitas Syiah Kuala telah berpartisipasi dalam 5 kegiatan Erasmus+ yaitu: EXPERTS Program, INDOPED, SPIRE, S-FARM, dan DS/AI.